Archive for the 'Essay' Category

Ada Apa dengan Bahasa Inggris?

Semua orang tahu bahwa bahasa inggris kini menjadi bahasa internasional yang digunakan didunia. Setiap orang dituntut untuk bisa berbahasa inggris dengan baik jika ingin tetap dalam gerbong kemajuan. Globalisasi memaksa setiap orang untuk bisa berbahasa inggris untuk bisa bertahan didalamnya. Bahasa Inggris sudah diajarkan dari mulai Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi, dari mulai siswa hingga karyawan. Namun terkadang yang menjadi permasalahan adalah pembelajaran tersebut tidak dibarengi dengan pembentukan lingkungan yang membuat mereka bisa berkomunikasi menggunakan bahasa inggris dengan baik. Mereka hanya dicekoki dengan begitu banyaknya aturan-aturan dalam grammar, menghafal begitu banyak vocabulary dan menulis semuanya didalam sebuah buku. Sehingga bahasa inggris akhirnya hanya menjadi sesuatu yang ’sudah’ dipelajari.

Saya sendiri kebanyakan belajar bahasa inggris  secara otodidak, dengan mendengarkan lagu lagu, melihat televisi, dan membaca buku, serta yang pasti browsing di internet. Tapi pada saat dulu saya belajar bahasa inggris di sekolah saya sempet berpikir, sebegitu hebatkah bahasa inggris sehingga semua orang didunia perlu memiliki kemampuan bahasa yang satu ini. Mungkin pertanyaan ini juga bertengger dipikiran anda sampai saat ini. Semasa SMA saya berpikir ini mungkin hanya masalah politis saja, karena Amerika merupakan negara yang..yah begitulah, maunya sendiri.. tapi kemudian saya dapet beberapa informasi yang cukup menarik tentang sejarah bahasa inggris, so let see

  1. Bahasa Inggris termasuk golongan bahasa India-Eropa (The Indo-European Group). Golongan Bahasa ini berasal dari India Utara antara benua Eropa dan Asia. Suku bangsa yang berbahasa ini berpindah ke seluruh pelosok benua Eropa dan India beribu-ribu tahun lamanya, yang nantinya berubah secara radikal secara sifat kebahasaannya.
  2. Bahasa Jerman merupakan bahasa dasar bagi bahasa inggris tua yang disebut Old English atau kadang biasa disebut juga Anglo-Saxon. Pada saat Inggris ditaklukkan oleh Duke William dari Normandia, bahasa utama di Inggris adalah Perancis, namun pada kenyataannya sebenarnya orang orang Normandia yang tinggal disana justru belajar bahasa Inggris karena semua pegawai dan pembantu mereka berbahasa Inggris. Sehingga walaupun dasar dari bahasa inggris adalah bahasa Jerman, namun juga banyak ungkapan dalam bahasa Perancis yang ditambahkan ke dalam Bahasa Inggris.
  3. Pada abad ke-16 para sarjana Inggris merasa perlu menambahkan perbendaharaan kata dalam bahasa Inggris. Akhirnya banyak kata-kata baru dari luar yang dipinjam langsung, antara lain dari bahasa Latin dan Yunani. Sehingga kita tahu sekarang bahasa inggris merupakan salah satu bahasa yang memiliki perbendaharaan kata yang kaya.
  4. Menurut Frank Colby, bahasa Inggris sekarang yang kita gunakan merupakan bahasa campuran, bukan bahasa Inggris asli, melainkan bahasa pinjaman, -loan words- kata pinjaman. Ada banyak kata pinjaman yang langsung dipakai dalam bentuk kata aslinya; adapula kata asing yang dipakain dalam bentuk kata yang diinggriskan. Sehingga ada beberapa pakar yang mengatakan bahwa sangat sulit untuk menyamakan pelafalan satu kata secara seragam, dengan kata lain tidak ada konsistensi dalam pengucapannya.

Jadi jangan kaget mungkin ketika anda belajar bahasa Jerman atau bahasa Perancis anda menemukan banyak kata yang sama dengan bahasa Inggris, karena memang itu serapan dari kedua bahasa tersebut. Kemudian mungkin kita masih bertanya-tanya, lalu kenapa bahasa Inggris dijadikan bahasa internasional. Mungkin ada banyak jawaban, tapi beberapa alasan yang menurut saya cukup masuk akal adalah sebagai berikut:

  1. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang banyak digunakan yang tesebar di berbagai belahan negara. Menurut Braj Kachru ada penyebarannya bisa dibagi tiga bagian.
    • Inner Circle, negara negara yang memiliki basis bahasa inggris secara tradisi seperti Inggris, Irlandia,Amerika Serikat, Australia,Selandia Baru, sebagian kepulauan karibia, dan beberapa populasi di Kanada.
    • Outer Circle, adalah negara negara yang secara historis memiliki hubungan dengan bangsa Inggris dalam bentuk kolonialisasi (Commonwealth of Nations) ataupun pengaruh lain. Negara-negara tersebut antara lain India,Pakistan, Nigeria, Filipina, Singapura, dan Hongkong.
    • Expanding Circle, Negara lain yang bukan negara berbahasa inggris secara tradisi dan juga bukan negara jajahan Inggris, namun menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa tambahan.
  2. Karena alasan tersebut diatas, alasan keduanya adalah kita tidak perlu membuat promosi yang terlalu sulit untuk menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa internasional, karena telah diawali oleh keberadaan negara-negara tersebut.
  3. Alasan strategis dan politis, tentu saja biar bagaimanapun faktor ini juga sangat berpengaruh. Karena negara-negara inner circle tersebut kebanyakan merupakan negara negara yang memiliki tingkat pendapatan yang lebih besar dari negara lain. Sehingga tentu saja bargaining position mereka lebih besar ketimbang yang lain.

British English Versus American English

British English biasa juga disebut Received Pronounciation (RP), disebut sebut sebagai bahasa inggris asli, sedangkan American English biasa disebut General American (GA). Perbedaannya jelas kita ketahui yang pasti adalah berkaitan dengan tempat / negara itu berasal. Perbedaan yang mecolok dari keduanya adalah mengenai pelafalan,penekanan dan juga beberapa penulisan kata. Jika anda suka menonton televisi, anda mungkin bisa membedakan mana yang bergaya british dan mana yang Amerika. Namun karena begitu kuatnya arus informasi yang bersifat ke-amerika-an, sepertinya kita lebih familiar dengan bahasa Inggris Amerika.  Beberapa contoh perbedaan antara RP dan GA :

British English       : Clerk [kla:k] , either ['aide], colour
American                : Clerk [kle:k] , either ['i:dhe], color
Meaning                   : Juru tulis , juga , warna

Masih banyak lagi perbedaan yang ada antara British dan American English, tapi tentu saja ini bisa dipelajari dan bisa dikira kira, saya malah menemukan perbedaan yang lebih membingungkan dari ini. contohnya penggunaan kata dumb, dalam American English, kata ini berarti ‘bodoh’ (dalam bahasa slang) sedangkan dalam British English kata itu berarti tidak dapat berbicara atau bisu. Saya rasa begitu banyak perbedaan diantara keduanya, jadi saran saya untuk anda yang baru dalam tahap belajar bahasa Inggris, pilihlah salah satu dari kedua Bahasa Inggris itu, kemudian setelah menguasai salah satunya anda akan dengan mudah mempelajari yang lain.

Selamat berbahasa Inggris. See You Around

Sumber :

  1. Wikipedia : International English, Sejarah Bahasa Inggris
  2. English Grammar, John Surjadi Hartanto, dkk.
  3. The Practical Handbook of Better English, Frank Colby.

Blog Goes to School

Pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan manusia. Pemerintah Indonesia sendiri sejak lama telah mencanangkan Wajib Belajar 9 tahun. Pendidikan selama ini telah mengalami perkembangan yang luar biasa secara global. Sekolah - sekolah kini mulai menjadi fasilitator pendidikan yang tidak hanya dituntut untuk membuat seorang siswa lulus dengan nilai baik, tetapi juga memfasilitasi pembentukan softskill pada diri siswa-siswanya.

Seiring dengan perkembangan dunia luar yang semakin progresif dan menuntut setiap orang untuk berakselerasi, maka dunia pendidikan, dalam hal ini sekolah, akhirnya juga dituntut untuk terus menerus membenahi diri dalam berbagai hal, salah satunya adalah metode belajar mengajar.  Perkembangan dunia teknologi informasi yang tidak henti-hentinya, mendorong semua pihak, tidak terkecuali dunia pendidikan untuk memanfaatkannya sebagai sebuah sarana yang dinilai efektif dalam proses belajar mengajar tersebut. Sehingga pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu faktor penting dalam akselerasi dunia pendidikan di Indonesia. Teknologi Informasi yang dimaksud secara spesifik adalah penggunaan blog (weblog) di Internet.

Blog menjadi sarana yang tepat bagi para guru dan juga siswa untuk saling berinteraksi secara aktif tanpa batasan ruang dan waktu. Sehingga guru atau siswa dapat dengan mudah kapanpun bahkan dirumah sekalipun untuk memberikan materi dan menerima materi yang berkaitan dengan pelajaran, asalkan mereka terhubung dengan internet.

Blog menjadi sebuah alternatif yang menurut saya bisa dibilang fresh untuk dijadikan sarana belajar mengajar. Banyak fasilitas di blog yang bisa dimanfaatkan untuk itu, misalnya untuk mempublikasikan jurnal, materi sekolah sehari-hari, publikasi soal-soal latihan, dan sebagainya. Dan yan terpenting adalah para guru bisa membuat blog secara gratis dan tidak perlu repot repot belajar ilmu HTML atau webprogramming. Penyedia blog telah memberi kemudahan untuk anda sehingga semua orang bisa membuat blog tidak terkecuali orang yang baru mengenal dunia internet sekalipun.

Dengan sebegitu banyaknya kemudahan dan keunggulan dari blog, maka sudah sepantasnyalah blog menjadi salah satu pilihan alternatif dalam metode belajar mengajar yang tidak terikat oleh ruang dan waktu. Harapannya adalah Terciptanya media komunikasi dan informasi yang bersifat dua arah, sehingga mendorong akselarasi para guru dan siswa yang berimbas pula pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Selain itu guru dan siswa dapat menulis dan mempublikasikan karyanya untuk berbagai kepentingan akademis.

Etika Dunia Maya (Cyberworld Ethics)

Sejak terciptanya, dunia maya selalu menjadi kontroversi. Kekhawatiran akan pergeseran nilai sosial masyarakat menjadi sangat tinggi ketika komputer telah menjadi gaya hidup yang tidak bisa terelakkan bagi masyarakat modern. Nilai-nilai dimana dulu masyarakat saling bertemu dan mengunjungi satu sama lain, kini mulai bergeser dengan saling berkomunikasi melalui dunia maya. Dunia maya pun dibanjiri dengan ‘warga negara’ baru yang tidak terpisahkan ruang dan waktu. Dari situ muncul lah berbagai komunitas didunia  maya demi memuaskan keinginan dan kebutuhan manusia akan informasi.

Seiring dengan perkembangan sebuah dunia baru, yaitu dunia maya, maka konvensi-konvensi, etika, dan hukumpun harus dibuat demi menjaga eksistensi dunia maya.  Karena posisinya yang rentan dengan atmosfer kejahatan, dunia maya menjadi sosok yang cukup ditakuti berbagai kalangan. Dari mulai hacking,cracking sampai carding. Orang bisa dengan semaunya mengirimkan email kepada banyak orang tanpa peduli orang yang dikirimi itu menginginkannya atau tidak. Orang bisa menerobos masuk ke dalam komputer lain untuk memanfaatkannya demi kepentingan pribadi. Dan banyak hal lain lagi yang dalam dunia nyata jelas jelas mereka bisa disamakan dengan tindak kriminal.

Kemudian yang patut kita sadari sebagai bangsa yang menjunjung tinggi etika kesopanan, maka ada beberapa hal sebenernya yang perlu diperhatikan dalam berinteraksi didunia cyber. Banyak dari kita yang acuh tak acuh terhadap etika ini, dan tentu saja kita bisa menyamakannya dengan “orang yang tidak beradab” atau “orang yang tidak mengerti etika” .. bahkan kalau mau lebih ekstrim lagi ada yang menyebutnya “Pelacur cyber”..wew. Kalo saya sendiri cukup menyebutnya dengan sebutan yang sopan “AMATIR !”.

Tahun 2008 yang lalu seorang Yahudi, pengamat manajemen bisnis bernama Yehezkiel A.G, membuat “The Ten Commandement of Computer Ethics”, sebutan untuk etika berkomputer yang dia formulasikan. Kalo melihat namanya memang sangat Yahudi sekali, karena mirip dengan 10 Perintah Tuhan yang diperintahkan kepada Moses yang  sampe sekarang masih ada di Perjanjian Lama. The Ten Commandement of Computer Ethics, atau terjemahan lepasnya 10 Perintah Etika berkomputer berisi :

  1. Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain
  2. Jangan melanggar atau mengganggu hak atau karya komputer orang lain
  3. Jangan memata-matai file-file yang bukan haknya
  4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri
  5. Jangan menggunakan komputer untuk memberikan kesaksian palsu
  6. Jangan menduplikasi atau menggunakan software tanpa membayar
  7. Jangan menggunakan sumberdaya komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan
  8. Jangan mencuri kekayaan intelektual orang lain
  9. Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem komputer yang dirancang
  10. Selalu mempertimbangkan dan menaruh respek terhadap sesama saat menggunakan komputer

Dan sebagai masayarakat dunia maya yang teregistrasi secara otomatis, maka sudah sepantasnyalah kita tetap menjaga dan mematuhi etika dunia cyber ini.  Saya rasa dengan perkembangan teknologi yang cukup cepat dan dengan diiringi netizen (warga negara dunia maya) yang beretika, maka dunia maya bukan lagi menjadi dunia yang perlu diwaspadai secara berlebihan.

Diposting juga di Karin

Inspirasi:

  • Cyber world ethics “The Ten Commandment of Computer Ethics”
  • Blog Innez Mahardika (She is a nice and awesome little girl).
  • Orang yang tidak tahu malu mengirimi email yang tidak diinginkan oleh penerima, dan menyuruh penerima untuk mengganti emailnya jika tidak ingin dikirimi lagi. (what an ‘AMATEUR’ !)
  • Sahabat-sahabat blogger karawang .. “Tetap bergoyang dengan blog” ..

Mengintip Dapur Keju Kesohor di Swiss

gruyere

Gruyere

Selain terkenal dengan jajaran pegunungan alpennya, swiss juga negara yang terkenal dengan cokelat dan kejunya. Gruyere adalah salah satu distrik di Kanton (propinsi) Fribourg di Swiss yang terkenal dengan pembuatan kejunya, sekaligus dijadikan nama keju yang terkenal itu. La Maison du Gruyere (Demonstration Cheese-Dairy), adalah nama tempat di Gruyere yang membuat bakalan membuat rasa penasaran kita tentang bagaimana proses pembuatan keju. Untuk masuk ke dalam La Maison du Gruyere ini, kita cukup membayar tiket 7 CHF (Swiss Frank) atau sekitar 4,7 euro plus diberi keju untuk kita cicipi sambil menghilangkan rasa penasaran kita bagaimana membuat keju disini.

Read more »

Swiss dan Tembakau

Tembakau merupakan salah satu komoditas yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Komoditas ini selalu saja menjadi kontroversial terutama jika dikaitkan dengan dunia kesehatan. Tapi terlepas dari itu semua, tembakau sebagai salah satu komoditi pertanian menjadi salah satu andalan pemasukan petani di Swiss. Sejak beberapa tahun lalu di Swiss, Parlemen mengadakan pembahasan ulang terhadap tanaman tembakau di Swiss, apakah bisa diteruskan atau dikurangi, atau bahkan mungkin ditiadakan. Namun berita terakhir yang saya tahu, Parlemen Swiss memutuskan bahwa pertanian tembaku di swiss boleh dilanjutkan kembali. Saya bisa mengerti keresahan para petani tembakau disini, karena sebagian besar penghasilan mereka berasal dari pendapatan tanaman tembakau mereka (sekitar 30-50%).

Read more »

Next Page »